Kabel Straight dan Cross

Hai kawan, ane mau share sedikit tentang merangkai kabel UTP hasil dari praktek jaringan komputer. Sebelumnya mungkin masih pada bingung kenapa harus ada 2 tipe, straight dan cross. Apa ada perbedaannya? Yupz, 2 tipe kabel ini memang berbeda. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yang berbeda. (Hmm, maksudnya apaan?) Misalnya saja, PC dengan switch. Beda lagi dengan kabel cross, digunakan untuk 2 perangkat yang sama. Misalnya PC ke PC, switch ke switch, hub ke hub, dsb. Untuk itu langsung aja ke cara merangkainya.

Apa aja yang diperlukan?

  • Kabel UTP > panjangnya terserah kebutuhan
  • RJ-45 > minimal 2 (lbh baik beli banyak buat jaga-jaga kalo gagal)
  • Tang Crimping > opo kuwi? Yo ngono kae lah..
  • Cable Tester (namanya cuma ngawur, soale lupa) > untuk mengecek apa kabel sudah benar-benar berhasil dibuat atau tidak.

Trus, apa aja ya langkah-langkahnya?

Sebelumnya kita kan telah membahas ada 2 tipe kabel, straight dan cross. Cara merangkainya juga berbeda. Baiklah, karena kabel itu ada dua ujung, kita bahas ujung yang pertama dulu.

  1. potong kabel sesuai kebutuhan, misalnya 2 meter
  2. buka shield kabel UTP, oh iya.. hati-hati jangan sampai kabel-kabel kecil di dalamnya ikut terpotong.
  3. urai dan luruskan kabel-kabel kecil di dalam kabel UTP nya. Ada 8 kabel.
  4. urutkan warna-warna 8 kabel kecil. Urutannya [Putih Orange| |Orange| |Putih Hijau| |Biru| |Putih Biru| |Hijau| |Putih Coklat| |Coklat]. Standardnya seperti itu, jadi jgn dibalik-balik.
  5. sama ratakan panjang 8 kabel kecil tersebut.
  6. masukkan kabel kecil yang telah terurut dan telah sama panjang ke dalam RJ-45.
  7. kunci kabel dengan RJ-45 menggunakan tang crimping. Jadi deh…

Untuk ujung kabel yang kedua, kita tinggal memilih akan membuat tipe Straight atau Cross.
Straight = langkah sama dengan atas.
Cross = langkah sama. Hanya saja urutan kabel berbeda, 1 ditukar 3 & 2 ditukar 6. Jadi urutan warna kabel di ujung satunya adalah [Putih Hijau| |Hijau| |Putih Orange| |Biru| |Putih Biru| |Orange| |Putih Coklat| |Coklat]


Alhamdulillah ya.. udah selesai langkah-langkahnya.
Jangan lupa dicek dengan cable tester. Wah.. cara pakai testernya gmn neh?

masukkan aja RJ-45 ke tempat yang sudah tersedia di tester.
tester terdapat 2 bagian (sebut aja A dan B) dengan masing-masing 8 led. Biasanya nyalanya hijau lime

kabel tipe straight, led akan menyala dari 1 sampai 8. (bersamaan antara bagian A dan B)
kabel tipe cross, led akan menyala dari 1 sampai 8. Jika A nyala led 1, maka B nyala led 3… Jika A nyala led 2, maka B nyala led 8 (dan sebaliknya)

*)kalau ada led yang tidak menyala, berarti ada dua kemungkinan. Kalo tidak led nya rusak, berarti kabelnya tidak terpasang dengan benar.
Terima kasih sudah mau berkunjung. Learning by doing and sharing ;D

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s