Sebuah Kotak bernama TV..

assalamu’alaykm, pengunjung blog q tercinta.. (pdhl pengunjung cuma 1, ane sndiri..hahaha)
oh iya, perkenalkan dulu..
nama ane: saladin
umur ane: 19 thun
asal ane : solo (the spirit of java) ^^
kuliah    : u in sky (“kamu di langit”? >.<)
hmm, aduh bingung lg mau nulis apaan… ya udah, nulis pantun aja (jarjit mode:on)😛
buah durian dimakan cendrawasih
cukup sekian dan terimakasih

LOOOH? kok cuma segini ya.. hufh, bntr mikir dolo sebentar……………………

ikhwati fillah rahimakumullah.. (ciee kyk murobbi di liqo’ aja.. ^^)
sbenarnya ada permasalahan yg ingin saya sampaikan kpd antum, mengenai acara televisi yang kbnykan tidak mendidik bagi penontonnya. Menurut ane sendiri, menonton televisi dapat merusak moral bahkan dapat merusak aqidah dari diri kita sendiri maupun adik-adik kita yang masih kecil (adik ku 4 sih, makanya nulis ini.. :D)
Dapat kita lihat sekarang, bagaimana acara-acara televisi yang sering ditampilkan, misalnya acara anak-anak (film kartun) banyak sekali terdapat pembodohan kepada adik-adik kita, mulai dari cerita horror, benda-benda ajaib, dsb. Sangat disayangkan jika adik-adik kita menanggapinya dengan serius bahkan sampai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Pada masa tk-sd merupakan masa seorang anak untuk ingin tahu dan meniru apa yang dia lihat. Masa tersebut sebenarnya sangat penting/vital bagi seseorang karena pada saat itu, seorang anak memulai perkembangannya, selain itu juga dapat menjadi dasar dalam penentuan jati dirinya di usia mendatang.
Seharusnya pada masa perkembangan itu, seorang anak diberi permainan yang dapat mengasah kreativitasnya, mulai diajak untuk berfikir, menghitung, membaca, bukan HANYA MENONTON televisi. Penelitian yang dilakukan tim universitas massachusetts, Amerika Serikat (hehehe.. ngutip dari blog sebelah… ^^) menyatakan bahwa sering menonton televisi dapat mengganggu kemampuan untuk memusatkan perhatian (nah loe, bahaya kan?) Selain itu, menonton televisi dapat menanamkan sikap negatif kepada diri anak kecil. Dapat antum pikirkan, seorang anak tentunya belum mampu membedakan mana yang baik dan buruk. Mereka menyerap semua yang disajikan di televisi. So, bayangkan sendiri seperti apa adik-adik kita kelak jika masa perkembangannya diisi dengan hanya menonton televisi saja, na’udzubillah min dzalik…
Ikhwati fillah rahimakumullah,
Belum lagi ditambah banyak sekali iklan-iklan yang mendorong untuk bersifat konsumtif, apalagi iklan produk kecantikan jg tak kalah parah, manusia khususnya perempuan, seolah-olah hanya dilihat dari luarnya saja… huhft, infotainment juga tidak mau kalah, buaaanyak bgt infotainment yang disiarkan televisi mulai dari pagi, siang, dan sore. Informasi yang tidak penting disampaikan, bahkan sama sekali bukan  urusanku..

Menulis semua ini menjadikan q teringat sebuah kalimat yg entah darimana ane dpat (LUPAA.. maklumlah manusia biasa), “kita diciptakan tidak untuk mencela kegelapan tapi diciptakan untuk menyalakan lilin”. Mengeluh terhadap keadaan yang sedang terjadi tidak dapat mengubah apapun, ya seperti itulah.. Ane mengajak diri ane sendiri dan antum semua untuk melindungi adik kita dari bahaya menonton televisi. Televisi kini hanya berisi sampah, acara tidak bermanfaat, bahkan dapat merusak diri dan adik-adik kita. Berikut ini ane copy kan lyric sebuah lagu indie (Captain Jack) yang menurut ane bagus banget isi liriknya:

TV SAMPAH


membusuklah
didepan layar kaca
dengan drama basi
yang kau lihat setiap hari

dan berita yang tak jelas
tentang hidup orang lain
yang sama sekali
bukan urusanmu

cobalah sedikit berfikir
tentang semua kontradiksi
banyak pecandu TV lapar
dan mereka di TV berfoya-foya

kita diajari untuk menilai fisik belaka
mencela moral orang lain
tanpa melihat diri sendiri

isi TV kini cuma sampah
isi TV kini cuma sampah belaka
isi TV kini cuma sampah
entah kenapa kalian bisa hidup menikmatinya

saat semua orang tolol berada dalam spotlight
saat semua ketololan menjadi base ways of life
hingga semua kebodohan mendarah daging
tanpa pernah kalian sadari

isi TV kini cuma sampah 3x
isi TV… Isi TV… isi TV…
isi TV kini cuma sampah


Mungkin inilah yang dapet ane sampaikan pada antum, maaf kalo bahasanya ngebosenin bgt… syukron udah mampir di dunia cyber q.. ^^. sering sering mampir ya….
assalamu’alaykum..

2 thoughts on “Sebuah Kotak bernama TV..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s