My First Climbing

27 Feb 2011. Saat itu, pertama kalinya ane mencoba untuk mendaki gunung. Gunung Merapi menjadi pendakian pertamaku. Bersama seorang teman kampusku bernama Ary dan 2 orang temannya, Lilik dan Shidiq. Terlebih dahulu, kami berempat sepakat berkumpul di Muntilan. Tugu Bambu Runcing Muntilan (entah bener apa kgak namanya) menjadi tempat berkumpul sebelum ke lokasi pendakian. Setelah semua berkumpul, kami berempat berangkat dari Muntilan melesat ke Selo (Boyolali). Perjalanan yg panjang dan butuh konsentrasi yang tinggi dalam perjalanan ke Selo. Jalanan yangย serba menikung tajam dan tanjakan-turunan yang tajam pula, ditambah lagi samping jalan yang langsung berbatasan dengan jurang. Tapi bagaimanapun juga udaranya sangat segar, masih sedikit polusi dalam perjalanan ke Selo. Subhanallah…

Alhamdulillah, sampai di basecamp pendaki di Selo. Ternyata di sana kami tidak sendiri, banyak pendaki yang sudah naik ke Merapi sebelum kami datang. Di basecamp kami melepas lelah sejenak setelah perjalanan yang lumayan lama Muntilan-Selo. Sarapan dulu.. walaupun sebenere bungkusan nasi punya si Lilik. Ya ALLAH.. begitu bodohnya diriku, mendaki gunung tapi cuma modal niat, bahkan air minum pun tak bawa. Beda dengan teman-teman yang lain, bawa nasi bungkus, snack, air minum, jas hujan, tali, dsb. Sorry teman-teman malah jadi ngerepotin๐Ÿ˜ฅ.

Bismillah…. Mulailah berdoa dahulu sebelum mulai beranjak dari basecamp untuk mendaki. Kami mesti menghabiskan jalanan aspal dulu sampai New Selo baru kemudian jalanan mulai berupa tanah berkerikil. Jalanan yang naik agak tajam membuat kaki cepet capek dan nafas ngos-ngosan. Akhirnya.. baru beberapa saat aja ane udah tepar di pinggir ladang milik penduduk asli sana. YA ALLAH begitu lemahnya hambamu ini… Kuhempaskan tubuhku tiduran di kalanjana dan ane persilakan temen-temen melanjutkan pendakiannya. Masih di pinggir ladang, kepalaku terasa cenat-cenut. Tak peduli sedang berada dimana, ane tiduran aja di situ. Sejenak kupejamkan mata dan berniat untuk turun kembali ke basecamp pendaki… THE END (ga seru ah).

Ups.. ternyata tak sekonyol ituย  petualanganku. Saat memejamkan mata ku berpikir sejenak. Betapa kecil, lemah, gampang menyerahnya makhluk yang bernama manusia ini. Mempunyai tujuan yang baik memang perlu niatan yang mantab, tapi niat/tekad aja tak cukup.. perlu perjuangan yang luar biasa pula untuk merealisasikannya. Yah, pelajaran yang luar biasa. Tak ada sesuatu tujuan yang dapat tercapai secara instan, kecuali memang kehendak ALLAH. At last, kuputuskan menyusul mereka yang sudah jauh meninggalkan ku, meski sedikit-sedikit berhenti tetep tersusul juga. Pada akhirnya, karena kabut sangat tebal (jarak pandang ga sampe 10m) pendakian pertamaku tak sampai di puncak merapi, cuma sampai daerah bernama “pasar bubrah”. Tak apalah, insyaALLAH bisa sampai puncak jika ada kesempatan lagi. Aamiin…๐Ÿ˜€

4 thoughts on “My First Climbing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s