Huznun Thowiilun

anak panah telah melesat dari busurnya…
lurus, cepat, dan terarah.

sasaran yang nyata…
namun ternyata semu,
kini berubah menjadi pemanah.

mengundang secuil rasa sakit,
rasa sakit yang deritanya tak kunjung reda.
menyisakan hitam di antara putih,

dan kini…

hitam telah mengikis putih
memunculkan sebuah awal yang baru.
kegelapan dalam kesunyian,
nan menyesakkan..

 

ditulis oleh:Ā @mang_udien

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s