Bon Voyage

saladinreborn look-back:

paper_ship_in_green_water-2560x1600

Ga nyangka lebih dari 4 tahun blog ini eksis. Meski nggak banyak post yang ter-publish, bagiku sudah cukup senang memiliki blog ini. Sorry ya, kali ini ceritanya khusus tentang blog. Lookback gitulah ceritanya..😛

Saladinreborn bagiku adalah sebuah mimpi. Mimpi untuk terlahir kembali menjadi saladin yang baru. Saladin yang punya karakter pendiam, minder, tertutup, kaku, cuek, egois, anti sosial, usil, game-freak, dan sifat-sifat negatif lain menjadi pribadi yang lebih baik: peduli dengan sekitar, bermanfaat, terbuka, dan sifat-sifat baik lainnya. Akan butuh waktu yang lama, batinku saat itu.. karena mengubah karakter yang sudah terbentuk itu tidaklah semudah membalik telapak tangan. Ya emang benar sih.. sampai saat ini pun masih banyak karakter-karakter tidak baik yang menempel di diriku, hehehe..

Saladinreborn adalah tempat pelarian. Pelarian dari kecanduan online-game yang hampir setiap hari dimainkan saat SMA dulu.

Sebagai seorang introvert, terkadang butuh tempat untuk mengungkapkan permasalahan yang dialaminya. Namun, tidak semua orang introvert memiliki orang kepercayaan sebagai tempat mengungkapkan permasalahan. Ya namanya juga introvert, dia lebih percaya pada dirinya sendiri daripada orang lain. Hehehe… Dan pada saat itu (SMA), game-lah yang aku jadikan sebagai pelarian dari masalah dan kejenuhan yang ada. Jenuh belajar, ya main game. Dimarahin orang tua, ya kabur ke game center. Males di rumah gara-gara disuruh-suruh orang tua, ya main di game center. Pokoknya parahlah waktu itu. Sampai-sampai orang tua lapor ke wali kelas saking capeknya menasihati anaknya yang bandel ini. Alhasil, hampir tiap hari saat jam istirahat, selalu saja dipanggil menemui wali kelas untuk ditanyai macam-macam, yang pada akhirnya dinasihati macam-macamlah.

Blog sebagai pelarian ini terinspirasi dari cerita wali kelas SMA dulu tentang anaknya. Anak beliau mirip denganku. Tiap hari menghabiskan waktu berlama-lama di depan komputer. Hanya saja, aku main game, dia nulis di blog. Saat itu aku ya cuma dengerin aja, tanpa ada niatan untuk mengubah kebiasaan main game menjadi nulis blog. Malah niatan itu muncul ketika kuliah. Saat itu aku berpikir, hidup ini ga mungkinlah aku habiskan cuma untuk main game. “Apa yang kita tanam saat ini, maka itulah yang akan kita petik di masa depan. Kalo pengin panen padi di masa depan, ya harusnya menanam benih padi.” Karena masa depanku tak ingin hanya main game, ya udah, aku putuskan untuk mengubah kebiasaanku itu menjadi lebih bermanfaat. Iseng-iseng aja buat blog, pilih-pilih tema, nambah-nambah widget, dsb. Nah, mulailah untuk menulis post pertama…. tet tooot, masalah klasik bagi orang yang pertama kali menulis. Blank!! Serius, aku nggak tau apa yang harus ditulis. Akhirnya menulispun di-pending.

Karena penasaran apa sih yang bisa ditulis, maka kuhabiskan waktu untuk baca-baca blog orang lain. Owh ternyata, kebanyakan yang ditulis dalam blog-blog adalah tentang pengalaman dan curahan isi hati. Namun, yang membuatku tertarik pada blog bukan tentang isinya tapi pada bagaimana cara seseorang menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Dan cara menyampaikan itu bermacam-macam. Tiap orang mempunyai gaya tulisan yang berbeda, ada yang kaku, luwes, bebas, terstruktur, amburadul, dsb. dan dengan diksi yang berwarna-warni pula. Seolah menulis itu seperti permainan. Permainan merangkai unlimited words in limited  world (niru kalimat di blog kakak😛 ). Jadi tak sabar memulai post pertama.

Taadaaa…. #1 post 5 October 2010

alhamdulillah, ALLAH mempertemukan q dengannya..

Ditulis malem-malem saat mata udah 5 watt. Jujur aja emang agak aneh waktu nulis itu. Sebuah awalan biasanya dengan “bismillah“, lha ini malah “alhamdulillah“. Hehehe..  lha mau bagaimana lagi, tak tahu apa yang harus aku tulis. Belajar nggak pernah, pengalaman juga tak ada. Yah, meskipun simpel, tulisan itu selalu mengingatkanku untuk terus banyak belajar dan mencari pengalaman.

Itulah cerita tentang blog-ku. Saladinreborn telah aku anggap sebagai inspirasi. Ya.. inspirasi bagi diriku sendiri untuk terus berubah menjadi orang yang lebih baik. Sebenarnya, di penghujung tahun 2014 ini (eh.. sekarang udah awal tahun 2015 dink), kurencanakan untuk menghentikan aktivitas di blog ini. Selain karena tidak terurus, juga terlalu banyak kenangan yang tersimpan di setiap tulisan-tulisan blog ini yang ingin aku lupakan.  Wkwkwkw.. lebay. Akan tetapi, nggak jadi aja deh. Gimana ya? Setelah dipikir-pikir.. Kenangan buruk maupun baik yang pernah kita alami selamanya akan tetap ada dalam rekaman kehidupan kita, sekalipun kita berusaha untuk melupakan atau menjauh darinya. Cukup diambil hikmahnya aja untuk pelajaran di masa depan.

Terima kasih, kepada semua orang yang udah follow (baca: stalk) blog ini, orang nyasar yang pernah berkunjung di sini, notebook Toshiba yang masih aja setia sama gw sampai detik ini (btw, kapan km mati? gw pengin ganti.. 3:) #kejam), dan semua orang yang telah menginspirasiku untuk membuat blog ini, terutama kamu… eh bukan kamu, tapi itu tuh… yg di belakangmu itu…. Semoga bisa mengambil manfaat dari tulisan-tulisanku di blog ini.🙂

memang sih kita tidak bisa kembali ke masa lalu, tapi setidaknya kita bisa melihat kembali masa lalu untuk merancang masa depan yang lebih baik. Beribu-ribu kegagalan dan penyesalan yang aku alami di tahun-tahun yang telah berlalu, akan kucoba ambil pelajaran darinya dan men-transformasikan-nya menjadi mimpi-mimpi luar biasa di masa depan dengan harapan suatu saat bisa menjadi nyata. Aamiin🙂

Bon voyage… I will never forget you,

@shotozuro

#lookback #saladinreborn #2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s